Kamis, 24 Oktober 2013

PENGAMBILAN KEPUTUSAN KONSUMEN


Proses pengambilan keputusan yang dilakukan seseorang mengalami berbagai pentahapan sebagai berikut:

1.    Analisis Kebutuhan. Konsumen merasa bahwa dia membutuhkan sesuatu untuk memenuhi keinginannya. Kebutuhan itu bisa dibangkitkan oleh dirinya sendiri ataupun stimulus eksternal. Stimulus bisa melalui lingkungan bergaul, sesuatu yang dilihat, ataupun dari komunikasi produk atau jasa perusahaan lewat media massa, brosur, dan lain-lain.

2.    Pencarian Informasi. Setelah kebutuhan itu dirasakan, konsumen kemudian mencari produk ataupun jasa yang bisa memenuhi kebutuhannya.

3.    Evaluasi Alternatif. Konsumen kemudian mengadakan evaluasi terhadap berbagai alternatif yang tersedia mulai dari keuntungan dan manfaat yang dia peroleh dibandingkan biaya yang harus ia keluarkan.

4.    Keputusan Pembelian. Konsumen memutuskan untuk membeli merek tertentu dengan harga tertentu, warna tertentu.

5.    Sikap Paska Pembelian. Sikap paska pembelian menyangkut sikap konsumen setelah membeli produk ataupun mengkonsumsi suatu jasa. Apakah dia akan puas dan terpenuhi kebutuhannya dengan produk atau jasa tersebut atau tidak.

Analisis Kebijakan Sosial
Analisis kebijakan (policy analysis) dapat dibedakan dengan pembuatan atau pengembangan kebijakan (policy development). Analisis kebijakan tidak mencakup pembuatan proposal perumusan kebijakan yang akan datang. Analisis kebijakan lebih menekankan pada penelaahan kebijakn yang sudah ada. Sementara itu, pengembangan kebijakan lebih difokuskan pada proses pembuatan proposal perumusan kebijakan yang baru.

Namun demikian, baik analisis kebijakan maupun pengembangan kebijakan keduanya memfokuskan pada konsekuensi-konsekuensi kebijakan. Analisis kebijakan mengkaji kebijakan yang telah berjalan, sedangkan pengembangan kebijakan memberikan petunjuk bagi pembuatan atau perumusan kebijakan yang baru.

Dengan demikian, maka dapat disimpulkan bahwa analisis kebijakan sosial adalah usaha terencana yang berkaitan dengan pemberian penjelasan (explanation) dan preskripsi atau rekomendasi (prescription or recommendation) terhadap konsekuensi-konsekuensi kebijakan sosial yang telah diterapkan. Penelaahan terhadap kebijakan sosial tersebut didasari oleh oleh prinsip-prinsip umum yang dibuat berdasarkan pilihan-pilihan tindakan sebagai berikut:

1.    Penelitian dan rasionalisasi yang dilakukan untuk menjamin keilmiahan dari analisis yang dilakukan.
2.    Orientasi nilai yang dijadikan patokan atau kriteria untuk menilai kebijakan sosial tersebut berdasarkan nilai benar dan salah.
3.    Pertimbangan politik yang umumnya dijadikan landasan untuk menjamin keamanan dan stabilitas.

(2) Perubahan struktur pasar konsumen
Struktur Pasar Konsumen – Persaingan Sempurna, Monopolistik, Oligopoli dan Monopoli : Pembelian barang dalam jumlah besar untuk dijual lagi merupakan perdagangan.Tidak semua perusahaan yang terlibat dalam perdagangan besar selalu digolongkan sebagai pedagang besar. Kadang-kadang satu pengecer menjual kepada pengecer yang lain, produsen sendiri juga seri melayani penjualan secara langsung kepada para pengecer.


Setiap konsumen melakukan berbagai macam keputusan mengenai aktifitas kehidupan. Seringkali berbagai macam keputusan harus dilakukan oleh setiap konsumen pada setiap hari. Schiffman dan Kanuk (1994) dalam Ujang Sumarwan (2004:289) mendefinisikan suatu keputusan sebagai pemilihan suatu tindakan dari dua atau lebih pilihan alternatif.

Pada saat konsumen membeli sebuah produk, umumnya konsumen mengikuti suatu proses atau tahapan dalam pengambilan keputusan. Menurut Engel et al. (1994:31-32) dan Lamb et al. (2001:188), ada lima tahapan yaitu (1) pengenalan kebutuhan, (2) pencarian informasi, (3) evaluasi alternatif, (4) keputusan pembelian, dan (5) perilaku pascapembelian.
Pengenalan Kebutuhan
Proses pembelian oleh konsumen diawali sejak pembeli mengenali kebutuhan atau masalah. Kebutuhan tersebut dapat ditimbulkan oleh rangsangan internal atau eksternal. Rangsangan internal, terjadi pada salah satu kebutuhan umum seseorang (seperti lapar dan haus) telah mencapai ambang batas tertentu dan mulai menjadi pendorong. Sedangkan rangsangan eksternal, salah satunya terjadi karena seseorang menonton iklan atau melihat produk baru milik tetangganya.

Pencarian Informasi
Setelah konsumen yang terangsang kebutuhannya, konsumen akan terdorong untuk mencari informasi yang lebih banyak. Orang lebih peka terhadap informasi produk. Selanjutnya, orang mulai aktif mencari informasi: bertanya kepada teman, mendatangi toko untuk mencari tahu atau membuka-buka internet untuk membandingkan spesifisikasi dan harga barang.

Evaluasi Alternatif
Evaluasi umunya mencerminkan keyakinan dan sikap yang mempengaruhi perilaku pembelian mereka. Keyakinan (belief) adalah gambaran pemikiran yang dianut seseorang tentang gambaran sesuatu. Keyakinan seseorang tentang produk atau merek mempengaruhi keputusan pembelian mereka. Yang tak kalah pentingnya dengan keyakinan adalah sikap. Sikap (attitude) adalah evaluasi, perasaan emosi, dan kecenderungan tindakan yang menguntungkan atau tidak menguntungkan dan bertahan lama pada sesorang pada objek atau gagasan tertentu (Spector, 2000 dalam Kotler dan Keller, 2007).



Keputusan Pembelian
Dalam suatu kasus pembelian, konsumen bisa mengambil beberapa sub keputusan, meliputi merk, pemasok, jumlah, waktu pelaksanaan dan metode pembayaran. Contohnya ketika membeli kendaraan atau peralatan mesin. Namun dalam pembelian produk sehari-hari, keputusan konsumen bisa jadi lebih sederhana. Contohnya ketika membeli gula, seorang konsumen tidak banyak berfikir tentang pemasok atau metode pembayaran.

Perilaku Pascapembelian

Setelah pembelian dilakukan, konsumen akan selalu siaga terhadap informasi yang mendukung keputusannya. Konsumen akan membandingkan produk yang telah ia beli, dengan produk lain. Hal ini dikarenakan konsumen mengalami ketidakcocokan dengan fasilitas-fasilitas tertentu pada barang yang telah ia beli, atau mendengar keunggulan tentang merek lain.

SEGMENTASI PASAR DAN ANALISIS DEMOGRAFI



Pengertian Pasar Dan Segmentasi Pasar
Sebuah perusahaan tidak aka nada tanpa pasar yang dilayani.kekuatan lingkungan tidak hanya mempengaruhi industry,tetapi juga mempengaruhi pasar.lagi pula,pasar itu berubah Karena adanya perubahan jumlah penduduk dan pnghasilan,tingkat pendidikan,angkatan kerja,gaya hidup,dan dinamika lainnya.kemudian,apa yang dimaksud denagn pasar.

Pengertian pasar sering membingungkan karena istilah pasar mempunyai berbagai macam arti.orang dapat mengatakan tentang pasar modal,pasar burung,pasar speda,pasar mobil bekas,pasar pemerintah,dan seterusnya.sebenarnya,apa yang dimaksud dengan pasar?pengunaan istilah pasardapat diterapkan dalam teori ekonomi,dalam dunia usaha pada umumnya,dan dalam bidang pemasaran khususnya.oleh karena itu kita akan mengenal beberapa definisi tentang pasar.
Definisi yang pertama menyatakan bahwa :

Pasar adalah tempat dimana pembeli dan penjual bertemu dan berfungsi,barang atau jasa tersedia untuk dijual,dan terjadi perpindahan hak milik.
Sedangkan definisi yang keduamenyatakan bahwa:
Pasar adalah jumlah seluruh permintaan barang atau jasa oleh pembeli-pembeli potensial.

Dalam definisi yang pertama terdapat suatu keadaan dan kekuatan tertentu yang dapat menentukan harga,yaitu bertemunya pembeli dan penjual dengan fungsi yang mereka lakukan masing-masing.istilah pasar pada definisi yang kedua sering ditukarkan dengan istilah permintaan,bahkan sering puladipakai secara bersama-sama sebagai permintaan pasar (market demand).

Kedua definisi tersebut masih dianggap sebagai definisis yang agak sempit dan kurang memadai.oleh Karena itu kita akan menggunakan definisi pasar yang lebih luas di kemukakan oleh William J.Stanton berikut ini.

Pasar adalah orang-orang yang mempunyai keinginan untuk puas,uang untuk bebelanja,dan kemauan untuk membelanjakannya.
Jadi,dalam permintaan pasar untuk beberapa barang atau jasa terdapat tiga factor yang perlu diperhatikan adalah:
-          Orang dengan segala keingininannya
-          Daya beli mereka
-          Tingkahlaku dalam pembelian mereka.

Pada waktu orang memproduksi sebuah barang (barang ekonomi), mengembangkan jasa baru,atau mempunyai pendapat baru untuk mengatasi masalah-masalah social, mereka mulai mencari orang yang bersedia menggunakan kreasi mereka. Jadi, mereka mepunyai potensi untuk memuaskan orang lain dengan sesuatu yang mereka miliki. Sebaliknya, pada waktu seseorang mempunyai keinginan untuk puas.ia mulai berusaha mencari orang lain yang bersedia memuaskannya jadi, ia mempunyai potensi untuk mengunakan hasil dari usaha orang lain.

Sesuai dengan definisi yang ketigas tentang pasar,maka orang yang dapat dimasukkan sebagai pasar adalah pihak kedua (orang yang mengunakan hasil dari usaha dari orang lain).namaun perlu diingat pula bahwa pihak pertama (orang yang mempunyai kreasi/sesuatu untuk digunakan oleh orang lain) juga dapat dimasukkan sebagai pasar.ini disebabkan Karena  mereka dapat bertindak sebagai pihak kedua pada kesempatan lain.jadi,selain menawarkan sesuatu,mereka juga menginginkan sesuatu.

Segmentasi Pasar
Sebuah perusahaan yang berorientasi pada produksi biasanya menganggap pasarnya secara keseluruhan sebagai satu unit yang homogen dan single undifferentiated.menurut konsep ini (disebut keseluruhan pasar),manajemen akan mengembangkan satu produk dan satu program pemasaran yang direncanakan untuk konsumen sebanyak mungkin.keseluruhan pasar (market aggregation) member kesempatan pada perusahaan untuk memaksimumkan skala produksi,distribusi fisik,dan promosi yang ekonomis.

perusahaan yang memproduksi dan memasarkan satu produk dapat melakukannya selama jangka waktu yang panjang denagn ongkos per-unit yang lebih rendah.ongkos persediaan dapat diminimumkan karena tidak menyediakan berbagai macam warna,corak dan ukuran.usaha penyimpanan dan pengangkutannya lebih efisien.selain itu,biaya periklanan perunitnya juga lebih rendah untuk satu macam produk dari pada beberapa macam yang dipromosikan.

Pada saat persaingan menjadi semakin ketat dan manajemen terpaksamenurunkan harga yang berakibat keuntungannya menurun,maka perusahaan harus membedakan produknya dari produk-produk saingan.konsep ini disebut pembedaan produk (product differentiation).dengan konsep ini,perusahaan berusaha memperkenalkan cirri-ciri baru berupa: kemasanbaru ukuran baru,rasa baru,atau warna baru.pengenalan cirri-ciri bari suatu produk ini sering disertai denagn pengeluaran yang tinggi untuk promosi.

Pada kenyataannya,banyak produk yang bersifat heteregon bagi seluruh pasar,artinya produk tersebut hanya diperlukan oleh kelompok pasar tertentu saja.misalnya,pakaian wanita,tidak diperlukan oleh pasar golongan pria.jadi,pasar golongan wanita tersebut bersifat homogeny untuk pakaian wanita.
Kemudian,apa yang dimaksud dengan segmentasi pasar?berikut ini adalah definisinya
Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi-bagi pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk ke dalam satuan-satuan pasar (segmen pasar) yang bersifat homogen.

segmentasi pasar ini merupaka suatu falsafah yang berorientasi pada konsumen.jadi,perusahaan yang berorientasi pada konsumen akan membagi pasarnya ke dalam segmen-segmen tertentu yang masing-masing segmen bersifat homogen.homogentis tersebut disebabkan oleh adanya perbedaan-perbedaan dalam kebiasaan membeli,cara penggunaan barang,kebutuhan pemakai,motif pembelian,dan tujuan pembelian dari masing-masing segmen.

2.2 Rencana Perubahan
(1) Analisis konsumen dan kebijakan social
Analisis konsumen berguna untuk melihat bagaimana konsumen mengambil keputusan dan peran pemasaran di dalamnya.

Perilaku Konsumen
Perilaku konsumen adalah pola kebiasaan serta kelompok individual dalam  setiap pengambilan keputusan serta kegiatan fisik individual atau organisasional  terhadap pembeliaan produk tertentu, untuk membeli produk atau mengkonsumsi barang atau  jasa untuk kepentingan pribadi maupun orang lain. Perilaku konsumen atau yang sering juga disebut dengan perilaku pasar  yaitu pola kebiasaan konsumen pada saat memilih barang-barang kebutuhan  sehari-hari di pasar yang meliputi proses (mental, tindakan penilaian, keyakinan,  usaha memperoleh suatu barang yang kita inginkan serta pola penggunaan,  maupun penolakan suatu produk, serta tawar menawar dengan penjual untuk  mencapai sesuai harga yang kita inginkan. Pengambilan keputusan harus  konsisten dalam segala hal baik dalam usaha untuk memenuhi kebutuhan serta  dalam konsumen untuk mencapai suatu tujuan.

Pengambilan Keputusan Konsumen
Proses pengambilan keputusan yang dilakukan seseorang mengalami berbagai pentahapan sebagai berikut:
    1.    Analisis Kebutuhan. Konsumen merasa bahwa dia membutuhkan sesuatu untuk memenuhi keinginannya. Kebutuhan itu bisa dibangkitkan oleh dirinya sendiri ataupun stimulus eksternal. Stimulus bisa melalui lingkungan bergaul, sesuatu yang dilihat, ataupun dari komunikasi produk atau jasa perusahaan lewat media massa, brosur, dan lain-lain.

    2.    Pencarian Informasi. Setelah kebutuhan itu dirasakan, konsumen kemudian mencari produk ataupun jasa yang bisa memenuhi kebutuhannya.

    3.    Evaluasi Alternatif. Konsumen kemudian mengadakan evaluasi terhadap berbagai alternatif yang tersedia mulai dari keuntungan dan manfaat yang dia peroleh dibandingkan biaya yang harus ia keluarkan.

    4.    Keputusan Pembelian. Konsumen memutuskan untuk membeli merek tertentu dengan harga tertentu, warna tertentu.

    5. Sikap Paska Pembelian. Sikap paska pembelian menyangkut sikap konsumen setelah membeli produk ataupun mengkonsumsi suatu jasa. Apakah dia akan puas dan terpenuhi kebutuhannya dengan produk atau jasa tersebut atau tidak.

Analisis Kebijakan Sosial
Analisis kebijakan (policy analysis) dapat dibedakan dengan pembuatan atau pengembangan kebijakan (policy development). Analisis kebijakan tidak mencakup pembuatan proposal perumusan kebijakan yang akan datang. Analisis kebijakan lebih menekankan pada penelaahan kebijakn yang sudah ada. Sementara itu, pengembangan kebijakan lebih difokuskan pada proses pembuatan proposal perumusan kebijakan yang baru.

          Definisi ini sangat luas dan mencakup baik konsumen akhir maupun para pembeli industri. Dalam definisi tersebut ditunjukan bahwa studi tentang perilaku konsumen itu mencakup tidak hanya tindakan-tindakan yang dilakukan oleh konsumen dalam pembelian dan penggunaan produk, tetapi juga semua faktor yang ada dalam proses menuju kepada tindakan-tindakan itu.
                                                  
1. Pasar Persaingan Sempurna
Jenis pasar persaingan sempurna terjadi ketika jumlah produsen sangat banyak sekali dengan memproduksi produk yang sejenis dan mirip dengan jumlah konsumen yang banyak. Contoh produknya adalah seperti beras, gandum, batubara, kentang, dan lain-lain. Sifat-sifat pasar persaingan sempurna :

- Jumlah penjual dan pembeli banyak
- Barang yang dijual sejenis, serupa dan mirip satu sama lain
- Penjual bersifat pengambil harga (price taker)
- Harga ditentukan mekanisme pasar permintaan dan penawaran (demand and supply)
- Posisi tawar konsumen kuat
- Sulit memperoleh keuntungan di atas rata-rata
- Sensitif terhadap perubahan harga
- Mudah untuk masuk dan keluar dari pasar

2. Pasar Monopolistik
           Struktur pasar monopolistik terjadi manakala jumlah produsen atau penjual banyak dengan produk yang serupa/sejenis, namun di mana konsumen produk tersebut berbeda-beda antara produsen yang satu dengan yang lain. Contoh produknya adalah seperti makanan ringan (snack), nasi goreng, pulpen, buku, dan sebagainya. Sifat-sifat pasar monopolistik :

- Untuk unggul diperlukan keunggulan bersaing yang berbeda
- Mirip dengan pasar persaingan sempurna
- Brand yang menjadi ciri khas produk berbeda-beda
- Produsen atau penjual hanya memiliki sedikit kekuatan merubah harga
- Relatif mudah keluar masuk pasar


3. Pasar Oligopoli
           Pasar oligopoli adalah suatu bentuk persaingan pasar yang didominasi oleh beberapa produsen atau penjual dalam satu wilayah area. Contoh industri yang termasuk oligopoli adalah industri semen di Indonesia, industri mobil di Amerika Serikat, dan sebagainya. Sifat-sifat pasar oligopoli :
- Harga produk yang dijual relatif sama
- Pembedaan produk yang unggul merupakan kunci sukses
- Sulit masuk ke pasar karena butuh sumber daya yang besar
- Perubahan harga akan diikuti perusahaan lain


4. Pasar Monopoli
Pasar monopoli akan terjadi jika di dalam pasar konsumen hanya terdiri dari satu produsen atau penjual. Contohnya seperti microsoft windows, perusahaan listrik negara (pln), perusahaan kereta api (perumka), dan lain sebagainya. Sifat-sifat pasar monopoli :
- Hanya terdapat satu penjual atau produsen
- Harga dan jumlah kuantitas produk yang ditawarkan dikuasai oleh perusahaan monopoli

Ada berbagai pendekatan dalam segmentasi pasar. Beberapa dasar segmentasi pasar diantaranya sebagai berikut:
1.Segmentasi demografi
Melibatkan berbagai faktor, seperti: jenis kelamin, usia, ukuran keluarga, pendapatan, pendidikan, kelas sosial, dan etnik.
2. Segmentasi psikografik Memperhatikan pada tingkah laku masyarakat dan gaya hidup yang dianut. Termasuk di dalamnya adalah gaya hidup dan kepribadian.
3.Segmentasi geografiDikelompokkan atas faktor lingkup pasar, termasuk pertimbangan tempat operasi jasaakan dilakukan. Termasuk pengujian tingkat kepadatan penduduk, faktor iklim yang berpengaruh, dan standarisasi area pasar.
4.Segmentasi benefitManfaat yang dicari konsumen dari produk ataupun jasa adalah alasan utama yangmendasari mereka untuk membeli produk.
5.Segmentasi penggunaanMefokuskan pada tipe dan batasan penggunaan seperti heavy users, medium users,occasional users, atau non-users bagi jasa tersebut.
Segmentasi demografi adalah cara segmentasi yang paling populer sebagaidasar  untuk membagi kelompok pelanggan. Pada umumnya pelanggan memilikiketerkaitan erat dengan variabel-variabel demografi seperti pendapatan dan usia. 

Rabu, 19 Juni 2013

MANFAAT BELA DIRI UNTUK WANITA

          Sebagai satu cara buat mempertahankan diri, banyak orang mencoba belajar seni dan olahraga bela diri. Meskipun kesannya galak dan maskulin, tapi banyak juga cewek yang ikutan bela diri. Seni bela diri banyak banget macamnya dan ada di berbagai tempat di dunia ini. Nah, buat yang pengin belajar, coba kenalan dengan beberapa di antaranya yuk!




MUAY THAI 


            Muay Thai atau Tinju Thai adalah bela diri dari Kerajaan Thai (Thailand) sejak dua ribu tahun yang lalu. Awalnya sempat disebut 'dhoi muay' atau hanya 'muay', yang kemudian menjadi sebuah olahraga di mana dua lawan bertempur di depan penonton sebagai hiburan. Lalu secara bertahap, 'muay' menjadi cara untuk melindungi raja dan negara sampai akhirnya jadi salah satu seni bela diri seperti sekarang ini. Tekniknya banyak menggunakan pukulan, tendangan, siku dan serangan lutut.  

Manfaat:
Meningkatkan kekuatan fisik, stabilitas, kedisiplinan, kepercayaan diri, kesigapan tubuh dan koordinasi. Kalau dilakukan secara teratur, selain menurunkan tingkat stress dan menurunkan berat badan, Muay Thai juga meningkatkan kesabaran dan kendali diri.





KARATE

           Karate berasal dari Jepang. Seni atau olahraga bela diri ini awalnya disebut 'tote'  lalu berubah jadi 'karate' yang artinya tangan kosong. Karate berfokus pada membangun kekuatan dan ketahanan. Latihan dasar karate terbagi jadi tiga, yaitu: teknik dasar (memukul, menendang dan menangkis), latihan jurus dan latihan tanding atau sparring. Dan memerlukan gerakan seluruh tubuh ke semua arah.

Manfaat:
Manfaat secara fisik: menormalkan tekanan darah, menurunkan kolesterol, mengencangkan dan menyegarkan tubuh, membakar lemak, meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan koordinasi otot-otot tubuh, keseimbangan. Sedangkan secara emosional, manfaat karate adalah meningkatkan kedisiplinan, ketenangan, kecepatan mengambil keputusan dan latihan fokus.





TAEKWONDO

Taekwondo adalah olah raga bela diri dari Korea yang paling populer dan menjadi olah raga nasional. Bela diri ini berfokus pada gerakan tangan dan kaki. Pada umumnya menekankan tendangan, pukulan dan pertahanan tangan.

Manfaat:
Membuang kolesterol jahat dalam tubuh, menstabilkan tekanan darah, menurunkan berat badan, mengencangkan otot dan membuat tubuh jadi kencang, meningkatkan stamina dan meningkatkan mood.





PENCAK SILAT

            Bela diri ini berakar dari budaya Melayu dan dikenal di Indonesia, Malaysia, Brunei dan Singapura. Tapi ditemukan juga berbagai variasi di Filipina Selatan dan Thailand Selatan.  Ketika seorang pesilat bertarung, sikap dan gerakannya berubah mengikuti perubahan posisi lawan secara berkelanjutan. Segera setelah menemukan kelemahan pertahanan lawan, maka pesilat akan mencoba mengalahkan lawan dengan suatu serangan yang cepat. Teknik bertahan dan menyerang dalam silat menggunakan tangan, siku, lengan, kaki, lutut dan telapak kaki.

Manfaat:
Menumbuhkan rasa jujur  dan welas asih, bikin pede, bikin pendengaran dan penglihatan lebih peka, menambah kesehatan jantung dan paru-paru, melatih pernapasan dan meningkatkan pengendalian diri.





CAPOEIRA

            Capoeira  dikembangkan para budak Afrika yang dibawa oleh orang-orang Portugis ke Brazil tahun 1500-an. Gerakannya menyerupai tarian dan bertitik berat pada tendangan. Pertandingan capoeira diiringi oleh musik dan disebut Jogo. Dulu para budak berlatih capoeira dengan sengaja diiringi musik supaya dikira hanya aktivitas senang-senang berpesta biasa oleh majikan mereka. Sekarang Capoeira dianggap sebagai olahraga nasional Brazil.

Manfaat:
Mengenalkan kita pada musik, tarian dan salah satu filosofi kebudayaan Amerika latin. Selain itu, olah raga ini membantu membentuk tubuh lebih menarik, melancarkan peredaran darah, menguatkan otot dan tulang, membakar lemak dan kalori, menurunkan resiko obesitas dan tekanan darah tinggi, bikin awet muda, meningkatkan kemampuan otak, meningkatkan memori,meningkatkan kreativitas,  menjernihkan pikiran dan menimbulkan rasa bahagia.


POLITIK DAN KEMISKINAN DI INDONESIA

           Pesta demokrasi telah kita laksanakan pada tanggal 05 April 2009. Sebagian masyarakat Indonesia telah menyampaikan keputusan politiknya akan mendukung siapa untuk menjadi wakilnya agar dapat menyuarakan kepentingan masyarakat termarginal kepada pemerintah ( eksekutif ). Pemenuhan kebutuhan adalah tujuan utama dalam pencapaian suatu kepentingan masyarakat. Apalagi saat ini, masyarakat Indonesia sangat rentan terhadap yang namanya pemenuhan kebutuhan pokok, disamping kesususahan untuk memperoleh bahan kebutuhan pokok, juga kesusahan untuk memperoleh barang - barang untuk mendukung mata pencaharian penduduk misalnya pupuk. Pupuk yang tersedia dalam harga yang cukup mahal akan membuat masyarakat yang semula sebagai produsen akan menjadi konsumerisme sehingga ketahanan pangan bangsa Indonesia akan semakin lemah.

          Pembangunan yang hanya bertumpu pada sektor - sektor riil saja hanya akan membuat masyarakat semakin miskin dan tidak ada mental konsumerisme saja. Pembangunan yang seharusnya dilaksanakan bertumpu pada sektor primer sehingga kekuatan masyarakat kelas bawah dapat melakukan fungsi sebagai penyedia ketahanan pangan nasional. Dengan pelibatan pemerintah secara aktif ( proaktif ) dalam penguatan permodalan masyarakat dalam membangun sektor primer merupakan langkah yang sangat baik.

               Pembangunan yang ada sekarang harus mengorbankan masyarakat kecil yang tidak memiliki modal yang besar untuk dapat melakukan espektasi ke atas berupa pembelian barang modal dengan harga tanpa subsidi. Hal ini juga dapat terlihat dari keseriusan pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat dalam usaha yaitu pupuk, BBM dan obat - obatan pertanian. Kurangnya penerapan teknologi dalam peningkatan kemampuan petani dalam mengolah lahan pertaniannya sehingga hasilnya pun cendrung menurun bahkan harus menjaminkan tanahnya untuk mendapatkan modal.

               Hal inilah yang tampak pada saat pemilu beberapa waktu yang lalu, betapa maraknya money politics yang terjadi di kalangan masyarakat. Masyarakat menerima hal tersebut sebagai sesuatu hal yang sudah biasa tanpa menyadari bahwa dalam 5 tahun ke depan uang yang seharusnya untuk dia sudah dipotong berlipatganda oleh orang yang menang pemilu yang hanya memberikan uang Rp 100.000,00. Ketidakberdayaan masyarakat ini, terjadi karena pemerintah telah menutup kesempatan mereka untuk naik kelas kepada kehidupan yang " normal".

                 Kalau dikatakan bahwa angka kemiskinan semakin menurun, karena adanya perbedaan dalam struktur dalam masyarakt misalnya beralihnya masyarakat dari masyarakat produsen kepada masyarakat konsumerisme. Mengapa hal ini terjadi? karena proses yang diciptakan sendiri oleh pemerintah. Ketika masyarakat duu untuk memperoleh sebuah motor sangat susah namun sekarang sangat mudah mendapatkan motor. Bila mengukur angka kemiskinan tersebut diukur dengan punya motor atau tidak maka kelirulah penghitungan tersebut.

               Kemiskinan yang saat ini sudah menjadi sebuah profesi yang sangat menjanjikan terutama saat - saat pemilu saat telah mendatangkan suatu pengaruh yang besar bagi pelaksanaan demokrasi itu sendiri. Tidak ditemukannya seorang negarawan yang sanggup untuk melupakan sejenak kepentingan pribadi maupun golongan partainya dan benar - benar mengadakan perubahan ke hal - hal yang lebih baik bagi rakyat Indonesia. Kemiskinan sebagai wujud dari pelaksanaan politik negara/ pemerintah untuk membuat masyarakat menjadi tergantung dengan elite politik tertentu. Elite politik tertentu tersebut bisa menjelma menjadi aparatur eksekutif negara.

              Dapat kita lihat dengan jelas betapa menjelang pemilu tahun 2009 ini begitu seringnya TV dan koran menyiarkan berita - berita yang berisi tentang hal - hal yang menyayat hati. Betapa tidak, terlihat seorang bayi yang tekulai lemas dengan perut kembung, mata cembung di wilayah NTT, dan masih banyak lagi yang lain. Disadari atuapun tidak disadari oleh pemerintah namun inilah realita yang ada saat ini bahwa bangsa kita sedang mengalami hal tersebut.
Siapakah yang bertanggung jawab WHO PBB atau Pemerintah Republik Indonesia ?. Masyarakatlah yang seharusnya memberi jawab karena ini bukan permasalahan politik tetapi permasalahan sehari - hari masyarakat Indonesia. Pada saat ini masyarakat memiliki posisi upper bargaining, karena itu manfaatkanlah kesempatan ini untuk memilih pemimpin yang memiliki visi untuk masyarakat, karena dengan masyarakat " kenyang "  maka semua roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik.